Showing posts with label Network. Show all posts
Showing posts with label Network. Show all posts

How to Backup Konfig Router dan Switch Cisco Otomatis

Sebagai seorang yang bekerja di bidang tekonologi informasi kalian semua pasti sudah tahu dan tidak asing lagi dengan produk yang bernama Cisco , Cisco merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jaringan.
Dengan slogan yang cukup menarik yakni "Selamat datang di dunia jaringan" begitulah katanya. Perusahaan ini berada di San Jose, California Amerika Serikat.

Kali ini saya akan share tentang bagaimana kita bisa membuat auto backup yang dapat dilakukan secara berkala, atau dalam rentang waktu yang ditentukan misalnya 2 minggu sekali atau sebulan sekali. Tentunya pada salah satu produk cisco diantaranya ada router dan juga switch nya.

Bagi seorang administrator jaringan backup konfig itu sangat penting setiap bulannya, why ? kenapa penting ?. Karena ya untuk memulihkan konfigurasi yang ilang wkwkwk.

Nanti kalian juga tau sendiri pentingnya backup , gua cuma bisa ngingetin backup itu penting.

Sebelum buat skrip backup nya kalian peru nyiapin satu server FTP , buat tranfer backup filenya biar nanti kalau ilang konfigannya kita ada backup di server FTP.

Setelah buat tinggal di set username sama pass FTP Servernya di cisco perintahnya cukup simple
cukup dengan :

note : jangan lupa config di switch cisco harus masuk enable dulu, terus di terminal confignya tinggal input command 

(config)# ip ftp username [username server FTP yang udah lu bikin tadi]

(config)# ip ftp password [password server FTP yang udah lu bikin juga tadi]


auto backup






let's get started for backup config command switch cisco C2960x

notejangan lupa config di switch cisco harus masuk enable dulu, terus di terminal confignya tinggal input command 

(config)# archive 
(config-archive)#  path ftp://[ip FTP Server)/[Directori tujuan]/$h$t
(config-archive)#  time-period 20160

note :
gua note ya , untuk $h dan $t disini untuk penamaan file , berdasarkan nama host dan waktu
$h buat host dan $t buat time .

bisa sih di tentuin namanya tapi gua ambil simple nya aja 
karena kan ga mungkin tiap bulan kita ganti namanya manual kan jadi gampangnya gua setting seperti itu

buat time-period 20160 itu artinya script itu akan di ulang tiap 14 hari dalam itungan menit ya ...
1 hari ada 1440 menit tinggal dikali 14 , gampangkan .

hasilnya nanti bakal kayak gini :

auto backup

sekian dan terimakasih

Share:

How to Backup Konfigurasi Router Mikrotik

How to Backup Konfigurasi Router Mikrotik

Router adalah salah satu perangkat yang di gunakan untuk mengirimkan sebuat paket data yang melalui sebuah jaringan ke tujuan tertentu. Router bekerja dengan menggunakan routing protokol, proses routing terjadi pada layer ke 3 (tiga) berdasarkan OSI layer. Terkait apa itu OSI layer akan saya bahas di lain kesempatan.

Router memiliki beberapa fitur umum yang sudah banyak di kenal diantaranya pembagian subnet, DHCP Server dan client, Firewall, Filtering, NAT, dan lain-lain. Sepertinya hal yang sudah saya sebutkan tadi sudah umum di ketahui para master mikrotik di luar sana.

Mikrotik sendiri merupakan salah satu sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat menjadikan suatu komputer menjadi router. Mikrotik sendiri dasarnya berbasis CLI tapi jarang yang menggunakannya karena orang lain lebih enak menggunakan versi GUI-nya.

Sebagai seorang engineer sebuah network tentunya kita setelah melakukan beberapa konfigurasi dan perubahan di mikrotik harus melakukan backup. Dimana ini sangat berguna ketika ada sebuah insiden yang menyebabkan mikrotik kita tidak bisa di akses, atau ada orang iseng yang sengaja melakukan perubahan pada jaringan kita namun kita tidak mengetahui  perubahan apa yang telah di lakukan orang tersebut. Tentunya sebagi seorang peanggung jawab kita harus mengembalikan agar performa jaringan kita kembali dan dapat di gunakan seperti semula.

Nah ada cara mudah agar itu dapat dilakukan dengan cara melakukan backup dan restore. Ini akan mengembalikan agar konfigurasi kita kembali hingga backup terakhir yang di lakukan. Langung saja berikut caranya ;

1. Login ke router mikrotik ,noted: lebih baik gunakan versi terbaru dari winbox dan selalu update firmware dari router kalian.
Mikrotik
Sumber : aavankomputer.blogspot.com

2. Pilih bagian new terminal 
Mikrotik
Sumber : aavankomputer.blogspot.com

3. Ketikan perintah file export=" (nama_file)" 
Mikrotik
Sumber : aavankomputer.blogspot.com

4. Selesai, selanjutnya tinggal memindahkan file backup yang berada pada menu file lalu lakukan drag and drop ke komputer kita. Contoh file di bawah ini , tinggal di tarik ke folder komputer kita.
Mikrotik
Sumber : aavankomputer.blogspot.com


Kegiatan backup seharusnya sering dilakukan oleh seorang engineer network karena hal itu mempermudah melakukan manage jaringan yang di jalankan, engineer network tentunya tidak hanya memanage satu perangkat saja oleh karena itu backup dan restore sangat membantu bagi seorang engieer.

Kegiatan backup lebih baik di lakukan beberapa minggu sekali walaupun tidak ada perubahan di jaringan kita. Mungkin sekian yang dapat saya bagikan saran dan tanggapan sangat saya harapakan terimakasih.
Share:

IKLAN

Popular Post

Page Views

Categories

Recent Posts